<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>siRiokun &#187; cascade</title>
	<atom:link href="http://siriokun.com/blog/tag/cascade/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://siriokun.com</link>
	<description>Some secrets of CSS Ninja new techniques. POFF!</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Jun 2010 00:18:04 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Konsep Cascade pada CSS Reset</title>
		<link>http://siriokun.com/blog/css-reset-cascade/</link>
		<comments>http://siriokun.com/blog/css-reset-cascade/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2009 09:04:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rio</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basic]]></category>
		<category><![CDATA[browser]]></category>
		<category><![CDATA[cascade]]></category>
		<category><![CDATA[konsep]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://siriokun.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[Cascading pada CSS berarti menimpa styling sebelumnya.  Dalam men-styling halaman web, kita sebenarnya menimpa style bawaan browser. Sehingga style yang digunakan oleh halaman web adalah styling yang  menimpa style sebelumnya.
Style bawaan browser → Style bawaan web
Jika kita ingin men-styling (baca: menimpa) style bawaan browser Firefox maka kita perlu tahu style apa yang ingin kita timpa. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Cascading</em> pada CSS berarti menimpa styling sebelumnya.  Dalam men-styling halaman web, kita sebenarnya menimpa style bawaan browser. Sehingga style yang digunakan oleh halaman web adalah styling yang  menimpa style sebelumnya.</p>
<blockquote><p>Style bawaan browser → Style bawaan web</p></blockquote>
<p>Jika kita ingin men-styling (baca: menimpa) style bawaan browser Firefox maka kita perlu tahu style apa yang ingin kita timpa. Style bawaan Firefox dapat dilihat di html.css yang dapat ditemukan di folder instalasinya atau ketik alamat <a href="resource://gre/res/html.css">resource://gre/res/html.css</a> pada url bar Firefox kemudian tekan enter untuk menampilkannya. Untuk mengetahui style bawaan pada browser lainnya, silakan mencari sendiri pada folder instalasi browser yang dimaksud :]</p>
<p>Agar tampilan web kita sama di beberapa browser, kita harus tahu styling default browser yang ingin kita timpa sehingga memiliki styling sesuai dengan yang kita inginkan. Menyamakan styling di setiap browser dikenal dengan <strong>CSS Reset</strong>. Dengan menyamakan styling default untuk tiap browser maka selanjutnya kita dapat menstyling dengan lebih aman sehingga <span style="text-decoration: line-through;">tanpa perlu mengalami</span> mengurangi perbedaan  posisi elemen di beberapa browser.</p>
<p>Terdapat <a href="http://perishablepress.com/press/2007/10/23/a-killer-collection-of-global-css-reset-styles/">beberapa jenis CSS Reset</a> yang melingkupi Tipografi, Whitespace, Margin dan Padding. Namun perlu dipahami juga, kita tidak perlu menggunakan CSS Reset buatan orang lain karena setiap website yang kita styling memiliki karakteristik unik sehingga penggunaan Reset pun dapat disesuikan dengan style website yang sedang kita tangani. Untuk lebih memahami cara kerja CSS Reset dan elemen apa saja yang harus direset kita harus membahasnya pada postingan khusus yang akan dibahas pada kesempatan lain <img src='http://siriokun.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://siriokun.com/blog/css-reset-cascade/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
