Kolaborasi Desainer dan Coder

Posted on February 26th, 2010 by Rio

Sejak ketemu para developer web di acara WordCamp kemarin, pemikiran gue makin terbuka tentang potensi Wordpress sebagai CMS, ternyata ga cuma bisa digunakan untuk ngeblog namun juga dapat dikustomasi sesuai kebutuhan kita.

Kemudian juga sempat merasakan antusias komunitas FOWAB yang mengadakan seminar dan bermimpi menyatukan creative IT se-Bandung. Pada saat acara banyak teman-teman yang ingin berbagi pengalamannya dan ingin belajar lebih banyak dari para pembicara, namun sayang waktu yang diberikan pas acara FOWAB kemarin singkat banget. Mudah-mudahanĀ  FOWAB kedua yang akan dilaksanakan pada 22 April mendatang bisa lebih panjang waktunya dan digratiskan :P

Diskusi yang sangat menarik memang ketika kita sebagai pelaku creative IT jika dihadapkan tentang dilema seorang web desainer yang disebutkan mas Richard Fang, “Desainer web harus bisa Coding?” yang seringkali terbentur dengan hal-hal teknis yang sebenarnya bukan termasuk lingkup pekerjaannya sebagai desainer.

Setelah mengetahui dan banyaknya dilema antara coder dan desainer, Rio bersama dengan Syarip memberanikan diri membuat sebuah medium kolaborasi untuk bisa saling berbagi pengalamannya seputar web yang mampu menyelesaikan kasus-kasus yang di alami desainer dan coder dalam membangun sebuah website: 80tasks.

80tasks merupakan medium kolaborasi antara Desainer dan Coder.

Semoga akhir minggu ini website ini bisa mulai digunakan sebagai media berkolaborasi, untuk sementara follow 80tasks untuk memantau perkembangan teknis dan rencana-rencana yang akan diintegrasikan ke 80tasks.com

Forum Web Anak Bandung (FOWAB)

Posted on February 18th, 2010 by Rio

Nanti sore para geek mau keluar kandang, ngumpul-ngumpul di Common Room Foundation :D

Ikutan acara FOWAB ngomongin topik Creative IT oleh pembicara-pembicara dari Thinkroom, Ravewarior dan Ruang Freelance.

Yang pasti akan banyak para geek Bandung yang datang termasuk para coder, desainer dan project manager. Manfaatkan kesempatan ini untuk memperluas network, menjalin partnership, bertatap langsung dengan para geek se-Bandung!

Sampai ketemu di Common Room! Monitor perkembangan terbarunya dengan mem-follow @fowab

*Main bolanya batal Bud!

HTML 5 sebagai media styling CSS

Posted on November 19th, 2009 by Rio

Dengan mempelajari HTML kita dapat dengan mudah menjadi web developer, karena HTML merupakan bahasa dasar yang harus dikuasai oleh setiap orang yang ingin terjun ke dunia web. Dengan mengenali karakteristik HTML kita dapat membedakannya dengan bahasa pemrograman lain sehingga memudahkan kita ketika melakukan integrasi coding.

HTML merupakan bahasa markup/teks yang dikenali browser. Seperti yang kita pahami bersama CSS bertugas mengatur styling konten sebuah HTML. Sebelum kita bisa mengatur style dengan CSS, kita perlu membuat halaman HTML sebagai media styling kita.

1. Mengapa HTML 5

Ada beberapa versi HTML dan versi terbaru saat ini adalah HTML versi 5. HTML 5 ini memiliki doctype yang sangat sederhana dan penamaan tag baru berdasarkan area yang sering kita gunakan dalam melayout halaman web seperti header, nav, menu, article, aside, footer dan lainnya.

Setiap meningkatnya versi maka akan ada penambahan fitur baru yang membuat proses kerja menjadi lebih sederhana. Sehingga untuk mempercepat proses kerja, sudah saatnya kita menggunakan HTML 5 dan dapat dipastikan browser-browser modern saat ini sudah mendukungnya terutama browser-browser yang mendukung Web Standards.

2. Layout Dasar

<!doctype html>
<html>
 <head>
 <meta charset="UTF-8">
 <title>Contoh HTML 5</title>
 </head>
 <body>
<article>
 <p>Paragraf di sini.</p>
</article>
<aside>
<p>Bagian sidebar</p>
</aside>
<footer>
<p>Bagian footer</p>
</footer>
 </body>
</html>

Penentuan doctype yang sangat simpel dan penggunaan tag yang sesuai konteks membuat proses development menjadi kian mudah. Penggunaan tag-tag baru ini mengurangi penggunaan tag <div> dalam men-styling elemen-elemen yang sering ada pada sebuah layout web seperti <header>, <article>, <aside>, <footer> dan tag lainnya sesuai elemen yang ingin di-styling.

3. HTML 5 Validator

Sampai saat ini beberapa HTML editor belum menyediakan validator internal dalam software-nya, termasuk DreamweaverTM CS4 sehingga kita memerlukan bantuan validator online seperti http://validator.w3.org/. Berbeda dengan TopStyleTM 4 yang sudah mendukung validator internal meski prosesnya tetap online, sehingga kita harus terhubung dengan internet jika ingin menggunakan validator internal-nya.